Feeds RSS

Kamis, 26 April 2012

I MISS YOU SO MUCH

Dear Papah..

Pah.. Papah apa kabar disana? papa baik-baik aja? papah udah ketemu nenek sama aki? pasti disana papah udah engga kesakitan lagi ya.. Pah, aku masih simpen foto papah loh, didalem binder coba hahaha dan itu aku bawa setiap hari ke kampus supaya bisa jadi semangat :D . Oiya pah, foto itu waktu kita bertiga sama mamah pergi ke jogja, fotonya papah lagi makan inget gak? harus inget dong :-p jangan cuma inget nada kunci alat-alat musik yang papah bisa maenin aja :)) .
Beda banget loh pah waktu di foto itu papah masih gendut, rambutnya keriting, untung aku nurun sama mamah rambutnya lurus huehehehehe xD . Walaupun kebersamaan kita cuma 5 tahun aja, tapi itu bener-bener berharga pah.. aku masih simpen lukisan 9 burung merpati putih yang sekarang masih manis nempel di dinding ruang tamu, terus sepeda kumbang merah yang harganya dulu 400 ribu, boneka barbie yang masih setia ada di kardus nya, dan kamus bahasa Inggris - Indonesia disney yang papah suruh tukang ojek langganan buat anterin ke rumah.. semuanya masih tersimpan dengan baik di tempatnya, dan gaakan ada orang lain yang boleh ambil.

Memang waktu itu jadi petaka buat keluarga kita, tapi mungkin memang ini jalan dari tuhan yang ia kasih untuk kita, supaya kita bisa jadi manusia yang dewasa, dan tanpa itu semua kita jadi menghargai segala sesuatu dalam hidup ini. Taun ke taun kita jalanin walau terpisah, papah sibuk dengan organ tunggal nya yang sering main di cafe-cafe, aku yang masih terus ngejar cita-cita. Oiya pah, inget nggak cita-cita papah buat aku? Papah pengen aku jadi pemain musik, tapi sayangnya bakat yang turun itu cuma dari suara. Dan pernah satu kali papah bilang "kamu kalo mau jadi penyanyi atau lagi nyanyi di acara apapun jangan nyanyi dangdut, gak suka..". FYI yah, papaku ini padahal seorang pemimpin di partai orkes nya hahahahaha iya, bergenre dangdut you know ckck.

Sedih loh pah, setelah sekian lama akhirnya kita ketemu dirumah papah.. papah sakit.. gaada sosok papah yang gendut, dengan perut buncit yang dulu sering aku intipin mandi. Sekarang cuma sosok papah yang tinggi kurus, tapi tetep rambut keriting dan kulit putih. Entah udah berapa lama penyakit diabetes itu bersarang di badan papah, tapi itu bener-bener merubah secara drastis semuanya.

Waktu itu aku menginjak kelas 1 sekolah menengah.. papah masih sempat lihat aku pake baju seragam putih abu. Sampe satu hari aku dapat kabar kalau papah sakit.. mamah selalu nganter aku untuk jenguk papah.. satu moment yang bikin aku kaget, terharu dan bahagia.. yaitu waktu aku kaget lihat sosok papah yang udah semakin kurus digerogotin penyakitnya, hal mengejutkan itu aku denger sendiri kalau mamah masih sebut papah dengan "papah" dan papah manggil mamah dengan sebutan "mamah".. kalian tau? aku gak bisa ngomong.. andai aku enggak gengsi untuk nangis, aku pasti nangis terharu didepan kalian.

Beberapa kali papah dirawat di rumah sakit yang sama, gaada kata lelah buat bolak balik tengok papah, supaya papah ngerasa seneng :") tapi papah bandel.. papah inget gak? kalau papah udah sakit perut pasti diem-diem sembunyiin rokok disaku jas coklat yang sering papah pake? katanya mau sembuh tapi ngerokok aja sih pah pah..
Pah.. ada satu moment yang bikin aku bener-bener ngerasa berbakti sama papah.. iyaa papah masih inget waktu aku gantiin baju papah di rumah sakit?... aku gak bisa ngomong apa-apa lagi pah....:")

Tapi........................................................
Kabar itu terlalu cepet pah.. papah belum liat arti sukses, papah belum liat arti kerja keras untuk bantu papah berobat supaya cepet sembuh.. kenapa papah nyerah duluan? apa tuhan yang terlalu sayang sama papah sampe papah harus hari itu juga pergi dengan buru-buru tanpa ada tanda-tanda sebelumnya?. Papa tau aku shock di sekolah denger kabar itu? hal yang selama ini aku takutkan emang terjadi secara nyata.. Hari Rabu, 05 Agustus 2009 hari dimana terasa kelam.. hari itu hari dimana aku sudah lihat papah sudah tidak bisa bergerak, kaku, diam, bisu, hening..............................................................

Kenapa hari itu papah pakai lilitan kain putih? bukan jas coklat kebanggaan papah? kemana rokok papah pada hari itu? kenapa papah gak minum susu hangat yang dibikinin nenek omah buat papah?.............................................................................................

Sekarang di tahun 2012, berarti agustus nanti adalah tahun ke-3 perjalanan panjang papah.. Semoga tuhan menempatkan kau ditempat yang paling layak di sisinya ya pah, semoga banyak bidadari yang menemanimu disana, semoga papah bisa berkumpul lagi dengan aki, nenek, aki guru, aki apen disana.. sampaikan sama mereka, arti juga rindu mereka.. terlebih aku kangen papah :")
Doakan aku kuat disini ya pah, dengan segala urusan dan masalah-masalahku yang sekarang.. semoga aku dapat jalan keluar yang terbaik. Papah pasti tau apa yang aku rasakan sekarang.. satu pintaku pah.. peluk aku dalam dekapanmu walau hanya dalam.... mimpi..

Selasa, 24 April 2012

"You don't learn to fly, if you're not prepared to crash.."

"You don't learn to fly, if you're not prepared to crash.."

Satu kalimat menandakan bahwa jangan berani bahagia atau membahagiakan kalau kamu tidak siap untuk jatuh suatu saat. Sakit memang rasanya.. kenapa? karena aku sendiri mungkin merasakan. Kenapa hanya mungkin? kau layak tidak pasti.. karena aku-pun masih ragu sebenarnya dengan keadaan ini. Apakah tidak lebih baik jika kamu mencari tahu kepastiannya? .. aku tidak mau, begini-pun sudah cukup sulit untukku.

Nampak sulit dan cukup rumit bila aku menyadari akan hal ini, satu sisi mereka berkata bahwa mereka akan berubah untuk membahagiakan orang disampingnya.. memang, sedikit demi sedikit perubahan nampak, meskipun belum begitu special tapi aku bersyukur. Aku pikir mereka belum siap untuk membuat orang disampingnya tersenyum.. kenapa? karena sekarang aku merasakan berada di jurang yang paling dalam, dengan sedikit cahaya. Aku seakan jatuh sebelumnya, karena aku merasakan ketidak siapan mereka untuk bahagia dan membahagiakan.

Tapi mengapa harus aku yang merasakan? kenapa bukan mereka? apakah tuhan memang berpihak pada mereka bukan padaku? apa mungkin tuhan memang tidak adil?. Aku yakin, tuhan akan mengutukku jika aku tidak meminta maaf padanya karena berkata bahwa ia tidak adil.

Apa mungkin ini masih proses dari segala tujuannya? tapi terlalu sering mereka berjanji padaku dengan diiming-imingi sesuatu yang belum pernah aku rasakan.. iya.. bahagia bersama mereka. Apa mereka tidak takut pada janji? Janji itu hutang kawan.. janganlah sering kau mengumbar janji dibanding dengan bukti dan usaha mu yang tetap di angka nol.

Aku bukan pengemis, aku bukan seseorang yang gila harta.. aku masih ingat betapa sakitnya hati ini saat mereka terlalu dalam perkataan.. mereka bilang secara tidak langsung aku adalah wanita yang gila harta.. tuhan saja tidak pernah menghina umatnya sampai seperti itu. Aku sadar aku tidak punya segala sesuatu yang berharga, hanya cinta dari keluarga dan sosok seorang ibu yang menurutku sangat berhaga dibanding apapun, jadi jangan sekali kali lagi kau tidak berkaca siapa yang sepatutnya kau bilang seperti itu.

Aku memang tidak punya barang berharga, harta melimpah.. tapi aku punya cinta dan kasih sayang yang tidak bisa kau beli dengan materi. Sudah sepantasnya kau malu akan perbuatanmu.. aku disini hanya berharap setelah kau sadar kau mau berubah dan meminta maaf atas segala perkataan dan perbuatan yang terlah kau buat padaku. Jangan lakukan ini pada orang lain.. biarlah orang lain bahagia dengan caranya sendiri.

Aku bukan mengasihani diriku sendiri, ini hanyalah cara agak membuat diriku semakin kuat kuat dan kuat. Mungkin sekarang aku boleh begini.. tapi aku percaya, bahwa kebahagiaan itu adalah kesempatan milik setiap orang di muka bumi ini..

Sabtu, 21 April 2012

Kartini-ku

Hari ini tepat 21 April 2012, dimana di Indonesia hari ini diperingati sebagai hari "Kartini". Iya, hari dimana kita mengenang jasa sosok seorang wanita yang memperjuangkan Emansipasi wanita di indonesia. Bayangkan, tanpa jasa beliau mungkin sampai saat ini wanita indonesia hanya bertugas di dalam dapur. Tanpa jasa-nya beliau wanita indonesia tidak akan merasakan yang namanya bersekolah, sehingga menjadi pintar, dan merubah dunia. Mungkin tidak akan lahir sosok seperti Megawati Soekarno Putri untuk memimpin negeri dan Sri Mulyani sebagai wanita yang menduduki salah satu kursi di Bank Dunia. Itu hanyalah segelintir dari sekian banyak wanita di dunia yang berhasil setara dengan lelaki dan dapat membuktikan bahwa wanita pun sanggup untuk merubah suatu bangsa bahkan dunia sekalipun.
Banyak pendapat mengenai apa itu "kartini", bagi diri saya sendiri kartini adalah seorang wanita yang mampu berusaha sendiri dalam mewujudkan cita-citanya dan mampu mengangkat derajat keluarganya, tanpa melupakan kodratnya sebagai wanita.
Kartini yang nyata bagiku adalah sosok Mama.. Beliau adalah wanita perkasa yang melakukan segala sesuatunya sendirian tapi tetap menjaga martabatnya sebagai wanita. Sosok wanita yang jarang mengeluh dikala ia masih sanggup untuk bertahan demi keluarga dan orang tuanya. Walau terkadang saat ia sudah lelah ia selalu berkata "mama cape ti.. tapi mau gimanapun harus tetap berusaha supaya kamu tetap bisa kuliah, nenek dan kakek tetep sehat..". Ketika mama berusaha pasti banyak yang bertanya "kenapa cuma mama? memang papa kemana?" iyaa sudah biasa pertanyaan itu aku dengar dari orang-orang yang tidak tau bagaimana kondisi keluarga ku sebenarnya. Kami (aku dan mama.red) adalah sebuah keluarga yang sangat kecil, hanya aku dan mama. Tapi aku merasakan keluarga yang besar karena adanya kebesaran hati mama untukku. Saat umurku menginjak 5 tahun, mama dan papaku memutuskan untuk berpisah, sehingga waktu selama hampir 14 tahun aku lalui bersama mama. Entah sudah berapa puluh milyar biaya yang ia keluarkan untukku dari TK hingga duduk di bangku kuliah sekarang, dengan tetap mengurus kedua orang tua dan nenek nya yang sedang terbaring karena stroke?. Susah untuk mengungkapkan bagaimana perasaanku untuk mendeskripsikan sosok kartini super hebat ini, hanya kata "sempurna" untuknya yang bisa aku utarakan.

"Terimakasih kartini-ku, karena tanpa engkau aku taakan seperti ini.." dariku yang menyangimu

Karena melihat keteguhan hati dan semangat beliau lah yang membuat aku sekarang mempunyai sebuah prinsip bahwa "Sebagai wanita, jangan selalu terlihat lemah.. lakukan apa yang menurutmu masih bisa kita lakukan sendiri.. dan kita bisa jikalau kita tidak mengeluh.."

SELAMAT HARI KARTINI SELURUH WANITA DI INDONESIA :)

Jumat, 13 April 2012

Saat ini.. aku hanya butuh teman. Teman yang selalu mendengarkan segala kisah ku, segala kesakitanku, dan segalanya yang aku rasakan..
Aku pikir kau adalah orang yang tepat, tapi tidak selamanya pikiranku tepat. Nyatanya apa kau selalu respect hanya pada beberapa saat saja.
Sekarang aku ini seperti sendiri, hanya ruangan sempit tempat aku melepas lelah yang tau akan isi hatiku saat ini.
Terlalu lelah untukku menahan segala perasaan seperti ini, seperti tertekan, lelah akan keadaan yang nampak terlalu serius untuk orang sepertiku.
Aku hanya ingin berbagi saat ini, tapi dimana kau? Sesaat kau datang, dan lama kau menghilang. Apa yang pernah kau korbankan untukku? Kalau hanya waktu saja kau tak punya.
Sering kali aku berfikir dan pernah juga aku berkata kepadamu, bahkan tempat aku menulis segala ceritaku saja sudah bosan mendengarnya. Aku ingin seperti orang lain, yang bisa merasakan tulusnya kasih sayang, tulusnya pengorbanan seseorang yang mereka berikan hanya untukku, perasaan menyenangkan dan gelak tawa saat orang yang aku sayang ada disisiku.
Tapi apa..? Rasanya tak secuil aku rasakan. Hanya bayang semu dan angan-angan yang menjadi cita-citaku saat ini. Konyol? memang.
Akankah mereka suatu saat akan tau apa yang aku rasakan? 
Tuhan itu seakan mengutukku akan hal ini, membiarkan ku dalam sendiri, menitikan air mata, berjuang sendiri dalam menata hidup, dan juga menggapai apa yang aku inginkan. Tapi nyatanya tuhan juga tak adil, apa yang orang lain bisa dapatkan, tapi nampak mahal sekali harganya bagiku?
Hanya bahagia yang aku inginkan saat ini, sesuatu yang sangat mudah didapat tapi mahal sekali harganya untukku.

Dear orang yang aku sayang..
Aku memilihmu, tak pandang siapa kamu, seperti apa fisikmu, dan tak pandang seberapa banyakkah hartamu.. Aku memilihmu tulus dari lubuk hati paling dalam. Tak pernah terbesit sedikitpun untuk menyakitimu, mungkin pernah aku hilaf, karena aku bosan dengan keadaan seperti ini.
Apa kau mengerti arti perasaan tulusku ini padamu? jika kau bilang iya, bagiku tidak..
Karena tidak sedikitpun kamu berhasil membuat aku menjadi semakin menjadi pribadi yang baru, pribadi yang seaakan tidak mengangkat beban kemana-mana, dan membuat aku seakan menjadi seseorang yang paling bahagia didunia.
Hanya tangis yang selalu aku rasakan, sama seperti orang yang aku sayang lainnya.
Sampai kapan aku harus merasakan ini sendirian, akupun ingin bahagia.. bisakah kalian memberikan sedikit bahagia itu kepadaku? jangan terus kalian buatku seakan terpojok akan keadaan.
Aku tidak butuh materi, tapi aku butuh kasih sayang yang lebih, dan aku ingin akupun merasakan apa yang orang lain rasakan. Akupun ingin melihat pengorbanan dari orang yang aku sayang.

Dear tuhan..
Apa maksudmu memberikan ini kepadaku? aku terlalu lelah untuk ini, aku selalu sabar agar kau selalu sayang kepadaku.. tapi apa arti sabarku selama ini? tidak ada yang berubah, tidak ada yang berbeda.
Aku tau, bahwa tidak akan ada cobaan yang melebihi kemampuan umatnya.. tapi kenapa kau berikan hal simpel seperti ini tapi susah untukku raih jalan keluarnya? terlalu sulit untukku untuk mewujudkan segalanya menjadi nyata. Aku terus bermimpi, karena jika aku bermimpi kau akan memeluk mimpiku.. Mungkin kau memang memeluk mimpiku, tapi tidak untuk memberiku sedikit kesempatan untuk merasakannya.
Aku tau iri itu dilarang, tapi menurutku aku pantas untuk iri pada mereka yang aku lihat lebih bisa menikmati kebahagiaan dibanding aku.
Kau pun tau, setiap malam aku harus menangis dengan rasa sakit di dada? dan saat siang hari aku harus menutupi semuanya agar semua terlihat baik-baik saja..
Dear god, apa aku harus kembali padamu untuk mengakhiri rasa sakit dihatiku ini..?

Rabu, 04 April 2012

Aku

Aku ya aku..
Andai bisa ku beli kebahagiaan, akan ku beli semua yang tak pernah aku rasakan
Andai hidup ini disertai penghapus, akan ku hapus segala kenangan buruk
Andai segalanya bisa kuatur, akan kuatur keinginanku untuk bahagia
Andai aku bisa memilih, akan ku pilih mereka yang bisa mewujudkan kebahagiaanku


Tapi... aku ya aku..
Tak'ada kebahagiaan yang bisa dibeli, dan tak bisa ku beli
Tak'ada hidup yang dibonusi penghapus, karena waktu tidak bisa kembali
Tak'ada kekuasaan manusia yang bisa mengatur apapun, sehingga apa yang kita dapatkan itulah yang patut kita syukuri
Dan tak'ada kehidupan yang bisa dipilih, karena kebahagiaan ini siapapun berhak memiliki

Senin, 02 April 2012

Seperti ini, duduk sendiri dan mulai mengetik sesuatu. Berarti ada yang tidak beres dalam hati saat ini. Saat perasaan yang dulu mulai berkecamuk lagi dan lagi dalam hati dan fikiran seakan berputar dan enggan untuk pergi memberikan sedikit kebahagiaan dalam diri. Saat selesai kuketik sesuatu tanpa judul ini ingin rasanya merasakan hati yang lega seaakan terlepas dari belenggu ikatan tambang yang menggantung di langit-langit kamar. Tidak, bukan bunuh diri.. hanya seperti perasaan yang sakit dan sesak seakan susah untuk kembali lega tanpa ada perasaan memendam sesuatu. Selalu kupikirkan jika kebahagiaan bisa diganti dengan kesakitan selama ini, mungkin kini aku bisa menjadi orang ter-bahagia di dunia. Iya, kau semua bisa menilai ini semua dan bisa mengartikan apa sebenarnya. Tak'ada lagi mereka-mereka yang pantas untuk ku ceritakan, bukan aku tak mau.. rasanya terlalu malu untuk terus bercerita mungkin sedikit mengeluh tentang diriku, padahal mereka adalah orang-orang yang setidaknya punya pengalaman hidup yang lebih indah dariku. Dalam sebuah buku yang kini sedang proses dalam bagian pembelajaranku tentang "membaca wajah" banyak sesuatu yang menggambarkan tulisan, dengan kenyataanku yang sama. Apa kalian tau apa? banyak kesakitan, keputusasaan dan merasa tidak bahagia. Sejujurnya aku syukuri itu sebagai nikmat, karena keyakinan menuntunku bahwa jika tidak kita nikmati kita tak pantas mendapat kebahagiaan kelak. Tak pelak ketika masa lalu datang kembali menyapa tenangnya suasana yang seketika bisa menghancurkan segalanya dengan hitungan detik saja. Perlakuan seseorang yang kuanggap tetap tak'ada perubahan dan semakin membuat diri ini semakin jatuh dan mencaci dirinya sendiri..terkadang ingin rasanya marah pada tuhan, ingin rasanya berteriak "kutuklah aku jika aku memang tidak ditakdirkan bahagia olehmu! untuk apa aku hidup dengan segala yang aku rasakan kini.." tapi aku tidak bisa marah pada tuhan dan menyalahkan ini semua. Jika ada yang melihatku berkata layaknya seorang pujangga memberikan nasihat, jangan anggap bahwa itu adalah baik-baik saja. Kuberikan sedikit nasihat agar hidupmu jauh dari yang namanya kesakitan, tapi yang terpenting adalah aku menutupi perasaan diriku dengan cara seperti itu agar aku kuat, agar aku tetap sabar. Lantas aku berfirkir, ketika kuteruskan untuk bersabar aku artikan sabar itu berawal dari tunas yang memunculkan akarnya dan tumbuh menjadi batang kecil hingga batang yang besar, seketika semakin angin mengencang, batang semakin tua dan batang itupun harus rela untuk runtuh dan terpisah dari akarnya. Jangan sampai aku runtuh dengan ego-ku sendiri, terkecuali mereka-mereka diluar sana dan beberapa orang yang aku khususkan bisa memberikan aku sedikit harapan untuk merasakan bahagia.. bahagia itu simpel, mudah didapat, tapi mahal harganya bagiku..