"Setelah ibu, ibu, ibu, ibu lalu ayah..."
Ada
alasan dibalik kenapa saya ingin menuliskan sesuatu tentang ibu. Ada
kekuatan yang lain yang menarik tangan ini untuk menumpahkan sosok
keajaiban tuhan.
Dari semua ciptaan tuhan di muka bumi, hanya
satu yang menurut saya tiada bandingannya dibandingkan dengan
ciptaan(nya) yang lain...dialah ibu.
Bayangkan...
hanya beliau yang tulus ikhlas membawa beban selama 9 bulan.
hanya beliau yang rela mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan apa yang ia jaga selama 9 bulan.
hanya beliau yang mampu terjaga dikala siang dan malam mengawasi kita agar tidak kekurangan sedikitpun.
hanya beliau yang mampu kuat untuk berpura-pura tegar didepan anak-anak dan suaminya.
masih
banyak hal lain yang tanpa kita sadari bahwa beliau adalah sosok
sempurna yang seharusnya kita hormati, kita jaga, dan membalas segala
kebaikannya.
Sudah pernah kalian disadarkan oleh sebuah
keadaan dimana segala sesuatu yang kita tuntut kepada orang tua ternyata
hanyalah sia-sia?
Semua keinginan yang terpenuhi selalu kita
balas hanya dengan ucapan "terima kasih" tanpa memikirkan apa yang
beliau lakukan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Iya, orang tua
hanya menginginkan kita bahagia tanpa menderita sedikitpun.
Banyak
hal yang belum kita sadari tentang balas budi kepada orang tua. Coba
kalau kita ternyata menyadari, mungkin tidak ada kasus anak melaporkan
ibu kandungnya ke kantor polisi, atau mungkin tidak ada orang tua
membunuh anak maupun sebaliknya.
Aku juga bukan orang yang taat akan itu, tapi beruntungnya aku disadarkan oleh beberapa keadaan..
Kembali
kepada kodratnya seorang wanita, semuanya pasti akan menjadi seorang
ibu. Semuanya pasti menginginkan sebuah hubungan harmonis dalam
keluarga, memberikan seluruh kasih sayang kepada anak-anak dan suami.
Mengabdi dan mencari pahala dengan cara yang sewajarnya.
Tapi
tidak dipungkiri ada dari beberapa wanita yang tidak bisa berbanding
lurus dengan harapan dan cita-citanya. Bisa jadilah karena sesuatu
seorang wanita menjadi tulang punggung keluarga tanpa hadirnya suami.
Menjadi sosok yang kuat dikala raga lemah..
Menjadi sosok yang ceria dikala keadaan hati kacau..
Dan beliau bisa menjadi apapun demi sesuatu yang bisa membuat keluarganya bahagia.
Aku
memang bukan orang yang sempurna, ada kalanya dimana aku bisa
meninggikan suara didepan sosok mulia ciptaan tuhan. Ada kalanya aku
selalu menuntut sesuatu tanpa peduli bagaimana caranya beliau
mewujudkannya.
Tapi akhir-akhir ini aku sadar..
Aku
duduk di bangku kuliah, bukan karena seperti mereka yang berduit cukup.
Aku selalu menganggap aku adalah salah satu orang beruntung yang bisa
kuliah. Aku hanyalah seorang anak pegawai BUMN yang banting tulang agar
anak satu-satunya menjadi sarjana.
Aku selalu mendapat yang
aku mau lagi-lagi bukan karena ayahku meninggalkan warisan, tapi karena
sosok mamah yang selalu ingin membuat aku tersenyum dan tak kalah dengan
orang lain.
Ada satu pukulan dimana kemarin menjelang UTS...
"mah, ternyata aku belom bisa cetak jadwal. DPP belum lunas.."
"tunggu ya, mudah-mudahan hari ini dapet pinjeman dari koperasi untuk lunasin kekurangannya.."
Apa
pernah kalian terenyuh kalau tiba-tiba orang tua kalian sendiri yang
menyampaikan hal itu lewat telepon dengan nada suara kaget dan
ngos-ngosan?
"mah, aku ikut advokasi aja ya...supaya gak usah dilunasin sekarang"
"udah tunggu aja, ini mamah lagi usaha dapet buat lunasin kekurangannya.."
Coba kalian ulang kata "lagi usaha"..apa pernah kita yang merasakan itu? apa pernah kita yang berusaha untuk membantu?
"gak usah maksain dapet, gak lunas sekarang pun masih ada cara lain supaya ikut ujian.."
"udah doain aja mudah-mudahan dapet.."
Apa
pernah kita tanpa diminta selalu sadar untuk mendoakan beliau sepanjang
waktu. Dikala sibuk kita, dikala susah kita, bahkan yang
tersulit..disaat senang kita.
Dari sini aku sadar..apa yang
aku tuntut selama ini, apa yang aku minta ini dan itu, apa yang aku
dapatkan ternyata perlu perjuangan yang ada rasa kerelaan untuk
berkorban.
Lagi-lagi, aku hanyalah orang beruntung...
Banyak orang yang mengatakan bahwa :
"arti..kamu itu mau seneng mau sedih ekspresinya sama..ceria"
Ternyata
kekuatan yang seperti ini juga baru aku sadari karena mamah..dialah
wanita terkuat yang mampun menyembunyikan perasaan sedihnya didepan
orang banyak.
Ternyata dibalik sukanya, ada luka
Tuhan
itu baik, tuhan itu selalu menunjukkan dan menyadarkan kita apa yang
benar dan apa yang salah. Apa yang pantas dan apa yang tidak. Termasuk
cerita tadi diatas, ia menyadarkan bahwa sekarang sudah bukan saatnya
lagi untuk aku meminta...
Senin, 01 April 2013
Senin, 21 Januari 2013
Mama itu…bidadari tanpa sayap
Tepat di hari minggu, 20 Januari pukul 00:00
Tepat di jam 12 malam, gue dibantu tina dan udie udah mempersiapkan kejutan ini se-rapih mungkin.
Dari mulai sabtu siang, gue diantar tina untuk mencari hadiah untuk mama. Gue nggak pernah memberikan hal-hal yang mahal, tapi gue harap bisa menjadi kenangan hingga akhir hayat.
Aksesoris, sepatu, dan jam tangan kurang pas menurut gue. Tapi akhirnya sebuah tas berwarna ungu itu menjadi hal yang menurut gue mama bakal suka, pertama karena warnanya yang “ungu” kesukaan beliau.
Tas itu gue timang-timang seraya berpikir..
Toko kue hari itu terlihat agak penuh oleh orang-orang yang berbelanja. Tapi dari kejauhan nampak rak-rak dengan nampan kue sudah kosong. Betul, rainbow cake itu pun sudah habis.
Untung tina hafal dengan lingkungan sekitar, ada satu toko kue lagi yang terletak persis di sebelah toko kue sebelumnya. Yup! tidak ada kue berwarna-warni itu, coklat cake pun jadi.
Sebelum sampai rumah berfikir keras gimana caranya supaya barang-barang ini bisa menyelinap masuk kamar tanpa beliau tau. Terpaksa dus kue ditaruh paling bawah yang ditumpuki oleh beberapa baju, dan kado terpaksa dilipat masuk ke kantong tina.
Tidak ada yang mencurigakan hingga kue berhasil masuk kamar mhihihi (tunggu hingga jam 12 malam nanti ya). Berhasil menggrasak grusuk ketika jam 10 malam baru membungkus kado karena beliau baru bisa terlelap -_- .
Teng..teng..teng..!! tepat jam 12 malam!!
Semua lampu dimatikan, termasuk kamar mama. Angka 4 dan 6 sudah dipasang menyala diatas kue sehingga penerangan hanya berasal dari lilin tersebut. Mengendap-endap dengan perasaan tidak karuan takut-takut beliau marah karena diganggu tidurnya.

Iya, hanya simple ini yang bisa gue berikan untuk mama. Mama yang sudah lebih jauh memberikan segalanya buat gue sampe hari ini.
Pagi itu menjadi tambah haru ketika nenek bangga punya mama, bahkan gue lebih bangga punya ibu kuat seperti mama.
Betapa bodoh orang-orang yang mencelamu dengan sikap dan omongan mereka. Biar, hanya tuhan yang tau balasannya.
Gue pun berhasil menangis saat mama membaca surat yang gue tulis di secarik kertas pink itu sebelumnya. Gue bukan anak yang romantis untuk bilang "aku sayang sama mama", tapi ternyata gue berhasil membuat beliau menitikan air mata ketika beliau baru menyadari bahwa tuhan telah mengirim seorang bidadari tanpa sayapnya ke muka bumi, dan itu mama…
Ma, ini lah hadiah dariku..selamat ulang tahun..
Dari aku, anakmu yang selalu mencintaimu <3
Inilah kali ke-46 bagi beliau mengulang hari kelahirannya. Ada bahagia, dan ada keharuan.“Mama, selamat ulang tahun..semoga panjang umur, sehat selalu, lancar rezekinya. Maaf, aku belum bisa memberikan yang terbaik untuk mama, tapi suatu hari nanti akan aku buktikan semuanya. Maaf mah kalo aku masih bandel, gak denger kata-kata mamah. Terimakasih telah memberikan segalanya hingga saat ini. Gak tau mau bilang apalagi..
Kalo misal ada yang tanya, siapa bidadari tanpa sayap? Itu mamah..
Happy Birthday mah, I love you..”
Tepat di jam 12 malam, gue dibantu tina dan udie udah mempersiapkan kejutan ini se-rapih mungkin.
Dari mulai sabtu siang, gue diantar tina untuk mencari hadiah untuk mama. Gue nggak pernah memberikan hal-hal yang mahal, tapi gue harap bisa menjadi kenangan hingga akhir hayat.
Aksesoris, sepatu, dan jam tangan kurang pas menurut gue. Tapi akhirnya sebuah tas berwarna ungu itu menjadi hal yang menurut gue mama bakal suka, pertama karena warnanya yang “ungu” kesukaan beliau.
Tas itu gue timang-timang seraya berpikir..
Sedikit ada rasa ragu, tapi ya sudahlah. Karena waktu sudah sore hari, saatnya untuk membeli sebuah kue yang beliau inginkan “rainbow cake”. Kenapa rainbow cake? Karena jujur saja, gue bukan penggemar kue, tapi nampaknya fenomena kue yang berwarna-warni seperti pelangi itu membuat beliau tergerus oleh jaman hahaha.“Kira-kira mama bakal suka gak ya sama tas ini…”
Toko kue hari itu terlihat agak penuh oleh orang-orang yang berbelanja. Tapi dari kejauhan nampak rak-rak dengan nampan kue sudah kosong. Betul, rainbow cake itu pun sudah habis.
Untung tina hafal dengan lingkungan sekitar, ada satu toko kue lagi yang terletak persis di sebelah toko kue sebelumnya. Yup! tidak ada kue berwarna-warni itu, coklat cake pun jadi.
Sebelum sampai rumah berfikir keras gimana caranya supaya barang-barang ini bisa menyelinap masuk kamar tanpa beliau tau. Terpaksa dus kue ditaruh paling bawah yang ditumpuki oleh beberapa baju, dan kado terpaksa dilipat masuk ke kantong tina.
Tidak ada yang mencurigakan hingga kue berhasil masuk kamar mhihihi (tunggu hingga jam 12 malam nanti ya). Berhasil menggrasak grusuk ketika jam 10 malam baru membungkus kado karena beliau baru bisa terlelap -_- .
Teng..teng..teng..!! tepat jam 12 malam!!
Semua lampu dimatikan, termasuk kamar mama. Angka 4 dan 6 sudah dipasang menyala diatas kue sehingga penerangan hanya berasal dari lilin tersebut. Mengendap-endap dengan perasaan tidak karuan takut-takut beliau marah karena diganggu tidurnya.
“Happy birthday to you..happy birthday to you..happy birthday happy birthday happy birthday mamaaaaa….”

Iya, hanya simple ini yang bisa gue berikan untuk mama. Mama yang sudah lebih jauh memberikan segalanya buat gue sampe hari ini.
Pagi itu menjadi tambah haru ketika nenek bangga punya mama, bahkan gue lebih bangga punya ibu kuat seperti mama.
Betapa bodoh orang-orang yang mencelamu dengan sikap dan omongan mereka. Biar, hanya tuhan yang tau balasannya.
Gue pun berhasil menangis saat mama membaca surat yang gue tulis di secarik kertas pink itu sebelumnya. Gue bukan anak yang romantis untuk bilang "aku sayang sama mama", tapi ternyata gue berhasil membuat beliau menitikan air mata ketika beliau baru menyadari bahwa tuhan telah mengirim seorang bidadari tanpa sayapnya ke muka bumi, dan itu mama…
Ma, ini lah hadiah dariku..selamat ulang tahun..
Dari aku, anakmu yang selalu mencintaimu <3
22.27
|
Story Of Arti
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Rabu, 02 Januari 2013
2013! New Hope, Dream & Spirit
Eh hai…selamat tahun baru 2013
teman-teman pembaca. Gimana resolusi tahun kemarin? sudah tercapai
semua? semoga sudah yah. Dan tahun ini semoga semakin banyak resolusi
yang tercapai, aamiin.
Kalo belajar dari tahun lalu, pesen gue cuma satu nih..maaf kalo sok mario teguh mhihihi
Belajar dari tahun lalu, pasti ada kenangan yang menyenangkan bahkan menyedihkan. Atau mungkin banyak kejadian yang enggak terduga, misal :
Tahun baru nih guys, pastinya banyak harapan baru juga semangat baru. Jangan patah semangat hanya gara-gara hal-hal sepele atau kayak yang gue alami tadi. Inget, hidup itu bukan hanya untuk hari ini, masih ada masa depan yang cerah menunggu kalian.
Andai apa yang kalian alami adalah hal-hal yang bikin kalian gak semangat, coba inget orang tua kalian yang selalu setia mendukung kalian. Niscaya, semangat untuk terseyum menatap masa depan yang cerah terukir di mulut kalian.
Kalo ngomongin masalah resolusi, gue jadi inget waktu tanggal 28 Desember 2012 tahun lalu. Ceritanya gue diajakin untuk photo dengan resolusi tahun 2013, yang photo gak sembarangan, ada senior dikampus yang tergabung di komunitas fotografi dan dia merangkap sebagai jurnalis.
Gue, mutia, suci, intan yang jadi modelnya. Saat itu harapan gue cuma satu..
Akhirnya gue berhasil menuliskan sesuatu yang menurut gue sangat kita butuhkan, bukan hanya yang di Indonesia, tapi seluruh warga dunia..

(yang kerudung itu Suci, yang kece kayak syahrini itu gue CETARRR)
Tapi yang gue heran itu waktu ganti dp bbm *biar keliatan gaul*, banyak yang nanya : “lu mau demo dimana?” | Setdah!! *tepok jidat*.
Lagi-lagi belajar dari tahun lalu, masih seger diotak kita semua tentang perang antara Israel vs Palestina, atau perang saudara di Indonesia sendiri, bentrokan dimana-mana, bahkan sampai tawuran antar pelajar.
Coba deh tanamkan rasa saling menghargai, menyanyangi dan memiliki, pasti hidup itu lebih indah dan berwarna. Dan satu lagi, hargai perbedaan..karena dari perbedaan ada banyak pembelajaran. *lagi-lagi menjelma jadi om mario teguh*
2012 itu kenangan..asem, manis, pait itu yang namanya hidup. Intinya, semakin kita belajar semakin kita dewasa. Jangan jadi keledai yang selalu mengulang kesalahan yang sama, karena terkadang masa lalu itu menyakitkan, kalo diulang? mau tambah sakit? enggak kan guys :p
Kayak gue sekarang nih, bisa melontarkan kata-kata yang lebih cetar dari bulumata syahrini karena gue terbiasa belajar dari yang udah-udah. Tapi entah gue yang dewasa apa gimana ya, masalahnya sering kali gue disebut “ibu” sama mas-mas atau mbak-mbak pegawai supermarket, dll *dan gue bete*.
Jadi…sudah siap kah kalian menghadapi tahun 2013 ini? Let’s see :D
*suka nggak suka ambil hikmahnya…thx for reading guys :D*
Kalo belajar dari tahun lalu, pesen gue cuma satu nih..maaf kalo sok mario teguh mhihihi
Masih ada harapan yg terukir, dan masih ada mimpi yang harus dicapai. Jadi jgn fokus dgn sesuatu yg gak pasti.*kalo gue bilang kayak gitu berarti lagi sadar. Oke*
Belajar dari tahun lalu, pasti ada kenangan yang menyenangkan bahkan menyedihkan. Atau mungkin banyak kejadian yang enggak terduga, misal :
- Putus sama pacar
- PDKT yang tak berujung indah
- Harkos a.k.a Harapan Kosong
Tahun baru nih guys, pastinya banyak harapan baru juga semangat baru. Jangan patah semangat hanya gara-gara hal-hal sepele atau kayak yang gue alami tadi. Inget, hidup itu bukan hanya untuk hari ini, masih ada masa depan yang cerah menunggu kalian.
Andai apa yang kalian alami adalah hal-hal yang bikin kalian gak semangat, coba inget orang tua kalian yang selalu setia mendukung kalian. Niscaya, semangat untuk terseyum menatap masa depan yang cerah terukir di mulut kalian.
Kalo ngomongin masalah resolusi, gue jadi inget waktu tanggal 28 Desember 2012 tahun lalu. Ceritanya gue diajakin untuk photo dengan resolusi tahun 2013, yang photo gak sembarangan, ada senior dikampus yang tergabung di komunitas fotografi dan dia merangkap sebagai jurnalis.
Gue, mutia, suci, intan yang jadi modelnya. Saat itu harapan gue cuma satu..
Semoga itu koran masih laku walaupun ada gue nya ntar di koran itu..Jadi ceritanya kita harus nulis harapan kita diatas selembar karton putih. Nulis harapan tahun depan aja gue mikir ampe jungkir balik, soalnya gue mikir..apa boleh gue nulis “gak pengen di harkosin lagi” atau “semoga di tahun 2013 menemukan jodoh yang seadanya..” seadanya butuh duit ada, seadanya pengen mobil ada *enggak gitu*.
*lalu gue terharu*
Akhirnya gue berhasil menuliskan sesuatu yang menurut gue sangat kita butuhkan, bukan hanya yang di Indonesia, tapi seluruh warga dunia..

(yang kerudung itu Suci, yang kece kayak syahrini itu gue CETARRR)
Tapi yang gue heran itu waktu ganti dp bbm *biar keliatan gaul*, banyak yang nanya : “lu mau demo dimana?” | Setdah!! *tepok jidat*.
Lagi-lagi belajar dari tahun lalu, masih seger diotak kita semua tentang perang antara Israel vs Palestina, atau perang saudara di Indonesia sendiri, bentrokan dimana-mana, bahkan sampai tawuran antar pelajar.
Coba deh tanamkan rasa saling menghargai, menyanyangi dan memiliki, pasti hidup itu lebih indah dan berwarna. Dan satu lagi, hargai perbedaan..karena dari perbedaan ada banyak pembelajaran. *lagi-lagi menjelma jadi om mario teguh*
2012 itu kenangan..asem, manis, pait itu yang namanya hidup. Intinya, semakin kita belajar semakin kita dewasa. Jangan jadi keledai yang selalu mengulang kesalahan yang sama, karena terkadang masa lalu itu menyakitkan, kalo diulang? mau tambah sakit? enggak kan guys :p
Kayak gue sekarang nih, bisa melontarkan kata-kata yang lebih cetar dari bulumata syahrini karena gue terbiasa belajar dari yang udah-udah. Tapi entah gue yang dewasa apa gimana ya, masalahnya sering kali gue disebut “ibu” sama mas-mas atau mbak-mbak pegawai supermarket, dll *dan gue bete*.
Jadi…sudah siap kah kalian menghadapi tahun 2013 ini? Let’s see :D
*suka nggak suka ambil hikmahnya…thx for reading guys :D*
22.15
|
Story Of Arti
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Jumat, 07 Desember 2012
Tuhan, kutitipkan sepucuk surat untuk papa
For my lovely who always stay in my heart..Dad in heaven
From your daughter
Papa, disini sudah menjelang akhir tahun..
Tapi aku masih tidak tahu kabar papa disana
Aku dan mama disini baik-baik aja
Aku harap tuhan selalu menjaga engkau disana..
Papa, aku ingin bercerita tentang hari-hari ku disini. Apa mungkin papa sudah tau? ah, curang! harusnya papa denger cerita ini dari mulutku langsung.
Papa, kalo aku boleh tau..kenapa sih kadang hati ini terlalu sakit? Kadang ya pa, aku bingung sama cara pikir lawan jenisku. Rasanya mereka itu selalu berfikiran semau dia tanpa memikirkan dampaknya untuk para hati yang tulus disini. Hahahaha maaf pa, mungkin aku menyudutkan pasukanmu.
Papa, papa tau kan kalo hati setiap manusia itu bukan dari batu? tapi kenapa masih saja ada yang berbuat seenaknya, apa mungkin mereka tidak tahu bahwa batu pun kalau terus menerus terkena tetesan air akan membentuk lekukan?.
Papa, andai kau masih disini..mungkin sekarang kita sedang berkumpul dalam satu meja, membuka pekerjaan masing-masing dan mungkin sedang diskusi masalah hati.
Tidak ada yang perlu tahu selain aku dan papa, bahkan mama sekalipun jangan tahu, bisa bawel dia recokin kita hihihi.
Papa, apa aku masih salah dalam segala perbuatan ku sehingga masih saja banyak yang memandangku sebelah mata, menganggap aku tidak bisa apa-apa, dan kadang membuat hatiku terlalu sakit.
Tapi pah, aku selalu belajar dari kedua orang tua yang aku banggakan..
"Aku ingin semandiri dan sekuat papah juga sesabar dan sehebat mama"
Dan ketika hati ini sabar bahkan ketika kita bisa melewatinya, itu tandanya kita lolos dari ujian tuhan ya pah? ah dasar emang manusia, apalagi manusia jaman sekarang pah.
Pah, kalo bicara masalah hati...apa kita bisa tau siapa orang yang sayaaaaaaaaaang sekali sama kita? terus apakah kita bisa tahu bahwa ternyata perasaan seseorang itu palsu?
Kadang bingung pah, kenapa sih masih banyak orang yang hanya sayang sama seseorang karena dia terlihat bagus cover-nya? apa bisa dibilang dia bodoh?.
Pah, apa aku gak boleh sayang sama seseorang yang aku sayang? kenapa tuhan selalu gak adil, disaat apa yang orang lain mau bisa terwujud, tapi aku belum pernah..
Pah, kenapa disaat masuk ke satu lingkungan baru gak selalu bikin nyaman..apa aku terlalu perasa apa emang orang-orang gak suka samaku?
Pah, tadi siang aku ngobrol sambil makan siang sama 2 orang temenku. Mereka udah mulai bahas pernikahan hihihi..
Coba pah, kenapa ada pernikahan atau perkawinan tapi gak ada akad kawin yang ada akan nikah? hahahahaha skip yuk pah :))))
Jadi kebayang pah kalo misal nanti arti lulus kuliah, terus kerja, punya uang, mau apalagi? pasti mama sama papah nyuruh nikah lah..yang jadi masalah pah kalo aku nikah, nanti mamah sama siapa? aku belum bisa ninggalin bidadari tanpa sayap ku menghabiskan hari tua sendirian?
Lagi-lagi, andai ada papah disini...mungkin papah yang akan jadi solusi dan pemecah penasaranku atas pertanyaan-pertanyaan ku tadi.
Mungkin papah yang bakal memeluk aku, mengusap rambutku, dan membuat rumah ini menjadi hangat. Tapi sekarang..dirumah ini, aku yang harus mulai menjaga mamah.
Ternyata tahun ini sudah mau menutup lembarannya diganti dengan lembaran yang baru, tapi aku masih ingat kapan terakhir kali kita bertemu.
Hari rabu itu..papah jahat, aku datang beserta nenek, kakek, bahkan mamah..papah hanya diam terpaku dan tak'akan bergerak lagi.
Aku sempat melihat keningmu untuk terakhir kali sebelum tali itu dibuka di suatu lubang..rasanya ingin ku kecup keningmu tapi rasanya tidak mudah tidak meninggalkan tetesan airmata ini. Rasanya ingin ku genggam tanganmu tapi sudah rekat oleh ikatan tali itu.
Rindu ini semakin menggebu padamu pah..
Yang bisa kulakukan hanya berdoa yang terbaik untukmu sembari memandangi satu foto yang masih tersimpan rapih didalam binder kuliah ku.
Jarak kita begitu jauh, jauuuuuuuuuh sekali..tapi ingatan ini masih sangat dekat ketika aku ingat kembali kenangan kita, lukisan 9 burung merpati dan si kumbang merah..
Papa, kau tau apa yang aku bayangkan sekarang?
Engkau berada disampingku, melihat ku menulis surat ini yang aku titipkan pada tuhan..dan mungkin kau sedang memelukku, tapi tidak terasa.........
Dear my only one, God..
Please accept this letter and send to my daddy..
And whispered in his ear: from your daughter who always missed you
From your daughter
Papa, disini sudah menjelang akhir tahun..
Tapi aku masih tidak tahu kabar papa disana
Aku dan mama disini baik-baik aja
Aku harap tuhan selalu menjaga engkau disana..
Papa, aku ingin bercerita tentang hari-hari ku disini. Apa mungkin papa sudah tau? ah, curang! harusnya papa denger cerita ini dari mulutku langsung.
Papa, kalo aku boleh tau..kenapa sih kadang hati ini terlalu sakit? Kadang ya pa, aku bingung sama cara pikir lawan jenisku. Rasanya mereka itu selalu berfikiran semau dia tanpa memikirkan dampaknya untuk para hati yang tulus disini. Hahahaha maaf pa, mungkin aku menyudutkan pasukanmu.
Papa, papa tau kan kalo hati setiap manusia itu bukan dari batu? tapi kenapa masih saja ada yang berbuat seenaknya, apa mungkin mereka tidak tahu bahwa batu pun kalau terus menerus terkena tetesan air akan membentuk lekukan?.
Papa, andai kau masih disini..mungkin sekarang kita sedang berkumpul dalam satu meja, membuka pekerjaan masing-masing dan mungkin sedang diskusi masalah hati.
Tidak ada yang perlu tahu selain aku dan papa, bahkan mama sekalipun jangan tahu, bisa bawel dia recokin kita hihihi.
Papa, apa aku masih salah dalam segala perbuatan ku sehingga masih saja banyak yang memandangku sebelah mata, menganggap aku tidak bisa apa-apa, dan kadang membuat hatiku terlalu sakit.
Tapi pah, aku selalu belajar dari kedua orang tua yang aku banggakan..
"Aku ingin semandiri dan sekuat papah juga sesabar dan sehebat mama"
Dan ketika hati ini sabar bahkan ketika kita bisa melewatinya, itu tandanya kita lolos dari ujian tuhan ya pah? ah dasar emang manusia, apalagi manusia jaman sekarang pah.
Pah, kalo bicara masalah hati...apa kita bisa tau siapa orang yang sayaaaaaaaaaang sekali sama kita? terus apakah kita bisa tahu bahwa ternyata perasaan seseorang itu palsu?
Kadang bingung pah, kenapa sih masih banyak orang yang hanya sayang sama seseorang karena dia terlihat bagus cover-nya? apa bisa dibilang dia bodoh?.
Pah, apa aku gak boleh sayang sama seseorang yang aku sayang? kenapa tuhan selalu gak adil, disaat apa yang orang lain mau bisa terwujud, tapi aku belum pernah..
Pah, kenapa disaat masuk ke satu lingkungan baru gak selalu bikin nyaman..apa aku terlalu perasa apa emang orang-orang gak suka samaku?
Pah, tadi siang aku ngobrol sambil makan siang sama 2 orang temenku. Mereka udah mulai bahas pernikahan hihihi..
Coba pah, kenapa ada pernikahan atau perkawinan tapi gak ada akad kawin yang ada akan nikah? hahahahaha skip yuk pah :))))
Jadi kebayang pah kalo misal nanti arti lulus kuliah, terus kerja, punya uang, mau apalagi? pasti mama sama papah nyuruh nikah lah..yang jadi masalah pah kalo aku nikah, nanti mamah sama siapa? aku belum bisa ninggalin bidadari tanpa sayap ku menghabiskan hari tua sendirian?
Lagi-lagi, andai ada papah disini...mungkin papah yang akan jadi solusi dan pemecah penasaranku atas pertanyaan-pertanyaan ku tadi.
Mungkin papah yang bakal memeluk aku, mengusap rambutku, dan membuat rumah ini menjadi hangat. Tapi sekarang..dirumah ini, aku yang harus mulai menjaga mamah.
Ternyata tahun ini sudah mau menutup lembarannya diganti dengan lembaran yang baru, tapi aku masih ingat kapan terakhir kali kita bertemu.
Hari rabu itu..papah jahat, aku datang beserta nenek, kakek, bahkan mamah..papah hanya diam terpaku dan tak'akan bergerak lagi.
Aku sempat melihat keningmu untuk terakhir kali sebelum tali itu dibuka di suatu lubang..rasanya ingin ku kecup keningmu tapi rasanya tidak mudah tidak meninggalkan tetesan airmata ini. Rasanya ingin ku genggam tanganmu tapi sudah rekat oleh ikatan tali itu.
Rindu ini semakin menggebu padamu pah..
Yang bisa kulakukan hanya berdoa yang terbaik untukmu sembari memandangi satu foto yang masih tersimpan rapih didalam binder kuliah ku.
Jarak kita begitu jauh, jauuuuuuuuuh sekali..tapi ingatan ini masih sangat dekat ketika aku ingat kembali kenangan kita, lukisan 9 burung merpati dan si kumbang merah..
Papa, kau tau apa yang aku bayangkan sekarang?
Engkau berada disampingku, melihat ku menulis surat ini yang aku titipkan pada tuhan..dan mungkin kau sedang memelukku, tapi tidak terasa.........
Dear my only one, God..
Please accept this letter and send to my daddy..
And whispered in his ear: from your daughter who always missed you
21.53
|
Story Of Arti
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Selasa, 13 November 2012
Tentang Mereka Bagian Hidup & Ceritaku
Jika kemarin aku belajar dari teman yang sesungguhnya, karena...
"Teman yang sesungguhnya itu yang mau mengoreksi kekurangan satu sama lain. Mau mengakui kesalahan & menyelesaikan masalah secara kekeluargaan".
Aku bahagia punya mereka, hanya mereka yang bisa mengangkat semua masalah dan segala rasa sakit yang tertinggal di hati terbang entah kemana.Kalo ditanya siapa malaikat tanpa sayap? mungkin akan aku jawab mama & papa, keluarga, dan juga kalian teman-teman yang selalu bisa menggantikan tangis dengan senyum.
Pernah beberapa kali ketemu temen yang pernah satu moment bareng, mau nyapa duluan tapi dia lempeng. Sekalinya nanya, dia bingung..mungkin dalem hatinya nanya "ini siapa sih? lupa, maaf". Gak apa-apa kalian bagian dari ceritaku kok.
(kiri) arti, dian, dhine
Tapi lain cerita kalo aku cerita tentang Nisa, Dian, Dhine, & Puput. Aku masih inget gimana hebohnya satu angkatan waktu Iman mau nembak Nisa, jangan kaget kalo waktu itu kita masih SD alias sekolah dasar. Masih gak nahan sakit perut waktu inget Dian alias junet yang berantem sama Reza karena si junet gak ngeh reza suka sama dia, sampe jambak-jambakan :-| . Terus waktu Dhine jadian sama Tresna, dan waktu tresna ulang tahun dhine kasih hadiah "mug" yang ada print-an mini marketnya. Kalo ini paling heboh, dulu sering musuhin anak satu ini kalo dia lagi nyebelin, apalagi waktu kasus dia jadian sama Sidki. Jangan lupa, semua moment diatas itu waktu sd loh sd alias sekolah dasar.
Kita emang pisah, sampai hari ini..tapi selalu kumpul untuk sharing bareng lagi, review (ciyee bahasanya) cerita-cerita jaman sd tadi. Sayang, cuma aku, dian, dan dhine. Tapi aku bahagia.
Seragam udah putih biru nih, suasana baru, lingkungan baru, dan pastinya teman baru. Ada Annisa Ratu, Anisah, Rosi, Nadia, Tiffany, Gita, Anita,....................boleh liat buku angkatan dulu gak? lupa hehehehe :D . Tapi kalian itu geng yang juara, se-juaranya kita bawa nama sekolah jadi juara 3 lomba baris ber-baris tingkat SMP se-Jabar Banten.
(maaf kalo alay, lagi jaman di jamannya)
Sekolah-Menengah-Kejuruan. Bagian hidup paling ancur, ngawur, ngeblur, melebur jadi satu.Travelicious itu udah kayak keluarga kedua, karena cuma mereka yang tahu kayak gimana ekspresi menjijikan seorang arti. Cuma mereka yang paham cerita arti, mereka yang jadi saksi waktu papah pergi, siapa yang meluk? mereka. Gara-gara mereka video "tepuk tangan" menyebalkan itu di upload ke facebook (gak usah di cari, tolong!). Gak usah mau tau gimana gaya becanda sama mereka HAHAHAHA :)). Tapi makasih loh, kalian semua itu gak bisa arti temuin di tempat lain.
(Gak apa-apa kan pake foto ini?)
"Harus mulai dewasa ti, gak ada temen-temen yang kayak dulu, kamu harus mulai mikir sendiri" ngomong sama diri sendiri waktu mau mulai kuliah. Kak icha, dea, muti, intan, uci, tiara, andi, dendy, alfian, firman, farqy..masih inget waktu kalian kasih kejutan gagal di hari setelah ulang tahun arti. Muti yang ngerti banget kalo arti gak suka cream yang di kue itu *huek* bikinin bola-bola coklat. Dapet jam tangan sama coklat dari geng cewek, 2 buku yang kalian (geng cowok) bilang "itu jadi 60 ribu ya" masih jadi buku penuntun tentang gimana caranya menulis. Sempet renggang, sempet ada masalah, tapi kalian sebetulnya ngajarin arti tentang apa itu teman yang sesungguhnya.
Kayak yang alfian bilang "kalo masih bahas masalahnya, ini masalah gak akan selesai-selesai. Gua suka kayak gini, masalah diselesaikan secara bersama." iya, cuma cara kayak gitu yang bisa bikin kita dewasa, dan bikin kita makin akrab.
Gak tau mesti bilang apa lagi, tapi luar biasa buat kalian. Kalian itu yang mengajarkan hal-hal baru, berbagi pengalaman yang baru, yang mampu menambahkan cerita-cerita kekonyolan baru, kalian emang segalanya. Banyak cerita yang masih akan aku tulis, dengan kalian mungkin, atau dengan teman-teman baru diluar sana.
Makasih banyak untuk semua pengalamannya yang sudah kalian bagi, tentang semua ilmunya yang kalian bagi, dan tentang segala apapun itu. Kalian bagian cerita arti, cerita hidup arti, dan itu adalah alasan kenapa kalian ada di tulisan ini. LOVE YA GUYS <3
Terimakasih telah membaca tulisan ini, suka nggak suka ambil hikmah nya aja biar lebih manfaat. Hatur nuhun, Terimakasih, Thank you, Gomawo :)
"Teman yang sesungguhnya itu yang mau mengoreksi kekurangan satu sama lain. Mau mengakui kesalahan & menyelesaikan masalah secara kekeluargaan".
Aku bahagia punya mereka, hanya mereka yang bisa mengangkat semua masalah dan segala rasa sakit yang tertinggal di hati terbang entah kemana.Kalo ditanya siapa malaikat tanpa sayap? mungkin akan aku jawab mama & papa, keluarga, dan juga kalian teman-teman yang selalu bisa menggantikan tangis dengan senyum.
Pernah beberapa kali ketemu temen yang pernah satu moment bareng, mau nyapa duluan tapi dia lempeng. Sekalinya nanya, dia bingung..mungkin dalem hatinya nanya "ini siapa sih? lupa, maaf". Gak apa-apa kalian bagian dari ceritaku kok.
(kiri) arti, dian, dhine
Tapi lain cerita kalo aku cerita tentang Nisa, Dian, Dhine, & Puput. Aku masih inget gimana hebohnya satu angkatan waktu Iman mau nembak Nisa, jangan kaget kalo waktu itu kita masih SD alias sekolah dasar. Masih gak nahan sakit perut waktu inget Dian alias junet yang berantem sama Reza karena si junet gak ngeh reza suka sama dia, sampe jambak-jambakan :-| . Terus waktu Dhine jadian sama Tresna, dan waktu tresna ulang tahun dhine kasih hadiah "mug" yang ada print-an mini marketnya. Kalo ini paling heboh, dulu sering musuhin anak satu ini kalo dia lagi nyebelin, apalagi waktu kasus dia jadian sama Sidki. Jangan lupa, semua moment diatas itu waktu sd loh sd alias sekolah dasar.
Kita emang pisah, sampai hari ini..tapi selalu kumpul untuk sharing bareng lagi, review (ciyee bahasanya) cerita-cerita jaman sd tadi. Sayang, cuma aku, dian, dan dhine. Tapi aku bahagia.
Seragam udah putih biru nih, suasana baru, lingkungan baru, dan pastinya teman baru. Ada Annisa Ratu, Anisah, Rosi, Nadia, Tiffany, Gita, Anita,....................boleh liat buku angkatan dulu gak? lupa hehehehe :D . Tapi kalian itu geng yang juara, se-juaranya kita bawa nama sekolah jadi juara 3 lomba baris ber-baris tingkat SMP se-Jabar Banten.
(maaf kalo alay, lagi jaman di jamannya)
Sekolah-Menengah-Kejuruan. Bagian hidup paling ancur, ngawur, ngeblur, melebur jadi satu.Travelicious itu udah kayak keluarga kedua, karena cuma mereka yang tahu kayak gimana ekspresi menjijikan seorang arti. Cuma mereka yang paham cerita arti, mereka yang jadi saksi waktu papah pergi, siapa yang meluk? mereka. Gara-gara mereka video "tepuk tangan" menyebalkan itu di upload ke facebook (gak usah di cari, tolong!). Gak usah mau tau gimana gaya becanda sama mereka HAHAHAHA :)). Tapi makasih loh, kalian semua itu gak bisa arti temuin di tempat lain.
(Gak apa-apa kan pake foto ini?)
"Harus mulai dewasa ti, gak ada temen-temen yang kayak dulu, kamu harus mulai mikir sendiri" ngomong sama diri sendiri waktu mau mulai kuliah. Kak icha, dea, muti, intan, uci, tiara, andi, dendy, alfian, firman, farqy..masih inget waktu kalian kasih kejutan gagal di hari setelah ulang tahun arti. Muti yang ngerti banget kalo arti gak suka cream yang di kue itu *huek* bikinin bola-bola coklat. Dapet jam tangan sama coklat dari geng cewek, 2 buku yang kalian (geng cowok) bilang "itu jadi 60 ribu ya" masih jadi buku penuntun tentang gimana caranya menulis. Sempet renggang, sempet ada masalah, tapi kalian sebetulnya ngajarin arti tentang apa itu teman yang sesungguhnya.
Kayak yang alfian bilang "kalo masih bahas masalahnya, ini masalah gak akan selesai-selesai. Gua suka kayak gini, masalah diselesaikan secara bersama." iya, cuma cara kayak gitu yang bisa bikin kita dewasa, dan bikin kita makin akrab.
Gak tau mesti bilang apa lagi, tapi luar biasa buat kalian. Kalian itu yang mengajarkan hal-hal baru, berbagi pengalaman yang baru, yang mampu menambahkan cerita-cerita kekonyolan baru, kalian emang segalanya. Banyak cerita yang masih akan aku tulis, dengan kalian mungkin, atau dengan teman-teman baru diluar sana.
Makasih banyak untuk semua pengalamannya yang sudah kalian bagi, tentang semua ilmunya yang kalian bagi, dan tentang segala apapun itu. Kalian bagian cerita arti, cerita hidup arti, dan itu adalah alasan kenapa kalian ada di tulisan ini. LOVE YA GUYS <3
Terimakasih telah membaca tulisan ini, suka nggak suka ambil hikmah nya aja biar lebih manfaat. Hatur nuhun, Terimakasih, Thank you, Gomawo :)
22.41
|
Story Of Arti
Permalink | Enviar postagem! 2
Read more>>
Permalink | Enviar postagem! 2
Read more>>
Kamis, 04 Oktober 2012
Ketika sayap sang Garuda melemah
Kembali menulis dengan unek-unek yang memprihatinkan..bukan, bukan masalah sama si doi, tapi tentang bangsa kita ini #sadaaaaaaap..
Jadi memang tiada hari tanpa cerita, dan tiada hari tanpa pembelajaran. Semenjak kembali memulai perkuliahan di semester ganjil dan semenjak bertemu kembali dengan para ibu dan bapak dosen, semakin jelas lah pengelihatan gue terhadap bangsa ini.
Kenapa gue membahas tentang bangsa kita ini? karena gue prihatin, masa ibu dosen gue bilang "negara kita ke 2 setelah myanmar, memang belum hancur sih.." jujur, parno. Ditambah saat bapak dosen gue cerita tentang penghasilan dari freeport yang ternyata setelah gue googling pendapatannya mencapai 2,3 miliar dolar AS, tapi apakah itu bisa menguntungkan kita semua jika ternyata hanya sekian puluh miliar yang dianggap "keuntungan" kita?. Pernah kalian lihat iklan pemerintah dari departemen pendidikan yang "katanya" negara ini memiliki biaya untuk pembangunan kembali sekolah yang rusak? mungkin bisa kalian lihat sendiri apa kenyataannya.
Satu hari gue pernah nonton acara di salah satu televisi swasta, acara itu membahas sisi lain dari berbagai aspek kehidupan di negeri ini. Jujur, gue cuma bisa istigfar ketika sang pembawa acara yang menggantikan guru di salah satu sekolah yang memang letaknya di pedalaman. Anak-anak didaerah tersebut bersekolah hanya 4 bulan sekali, dan ya kebetulan sang guru tersebut tidak bisa lagi hadir karena jarak yang memang sangat jauh dari perkotaan. Dan ketika gue terenyuh saat salah sang pembawa acara bertanya pada salah satu anak "Apakah kalian tahu ini siapa?" sambil menujukkan gambar sang presiden, si anak hanya bisa tersenyum senyum malu sambil berkata "Itu pak gubernur.." .
Janji seribu janji dari kalian wahai pemimpin bangsa ini, tapi adakah janji yang kalian tepati? adakah janji kalian yang sudah membuat kami sedikit bernafas lega tentang keadaan bangsa ini?. Mungkin kalian tahu tentang satu acara yang selalu mengangkat cerita kehidupan saudara kita yang memang untuk menikmati sesuap nasi saja harus berjuang menjual entah itu kayu bakar, menjadi kuli, atau apa saja yang menurut mereka halal. Satu yang berkesan dari sosok ibu dengan 3 anak itu "Walaupun kami miskin, kami berusaha tidak mempunyai hutang daripada kami tidak bisa membayarnya..".
Kehidupan memang berputar, tapi terkadang uang yang menguasai segalanya. Aturan dibuat untuk dilanggar itu memang benar, coba lihat peraturan di SPBU seluruh indonesia tentang larangan pembelian premium pada kendaraan yang bertanda khusus dan juga yang ber-plat merah, coba kalian lihat, ini apa?
Lah, iki piye? piye iki?
Negara kita banyak berubah kawan, berubah dari jaman Soekarno ke jaman SBY yang bisa kalian nilai sendiri seperti apa. Masa kepemimpinan soekarno yang dulu bisa mempengaruhi bangsa-bangsa lain, bahkan Arab sekalipun bisa setuju dengan pendapat beliau untuk menanamkan pohon disekitaran pondok jamaah haji. Untuk kepemimpinan sekarang, gue gamau bahas hehehe.
Mungkin inilah tugas kami generasi muda untuk terus belajar dan bersatu dengan pemikiran yang jernih demi kemajuan dan perubahan bangsa kita. Seperti yang dosen gue bilang "Mahasiswa itu bukan mencari pekerjaan, tapi menciptakan lapangan pekerjaan", yup gue setuju.. gue juga ingin mensejahterakan saudara-saudara kita yang memang tidak mampu dalam beberapa hal, tapi kita bisa belajar bersama.
Sudah saatnya pemikiran bermain-main ditempatkan pada waktunya dan buatlah waktu belajar ada tidak seperti biasanya.
Semoga tulisan kali ini bisa memotivasi para pembaca, dan menumbuhkan semangat perubahan demi mengapuskan kesedihan ibu pertiwi dan membuat sayap garuda kembali kokoh di mata dunia. :)
Jadi memang tiada hari tanpa cerita, dan tiada hari tanpa pembelajaran. Semenjak kembali memulai perkuliahan di semester ganjil dan semenjak bertemu kembali dengan para ibu dan bapak dosen, semakin jelas lah pengelihatan gue terhadap bangsa ini.
Kenapa gue membahas tentang bangsa kita ini? karena gue prihatin, masa ibu dosen gue bilang "negara kita ke 2 setelah myanmar, memang belum hancur sih.." jujur, parno. Ditambah saat bapak dosen gue cerita tentang penghasilan dari freeport yang ternyata setelah gue googling pendapatannya mencapai 2,3 miliar dolar AS, tapi apakah itu bisa menguntungkan kita semua jika ternyata hanya sekian puluh miliar yang dianggap "keuntungan" kita?. Pernah kalian lihat iklan pemerintah dari departemen pendidikan yang "katanya" negara ini memiliki biaya untuk pembangunan kembali sekolah yang rusak? mungkin bisa kalian lihat sendiri apa kenyataannya.
Satu hari gue pernah nonton acara di salah satu televisi swasta, acara itu membahas sisi lain dari berbagai aspek kehidupan di negeri ini. Jujur, gue cuma bisa istigfar ketika sang pembawa acara yang menggantikan guru di salah satu sekolah yang memang letaknya di pedalaman. Anak-anak didaerah tersebut bersekolah hanya 4 bulan sekali, dan ya kebetulan sang guru tersebut tidak bisa lagi hadir karena jarak yang memang sangat jauh dari perkotaan. Dan ketika gue terenyuh saat salah sang pembawa acara bertanya pada salah satu anak "Apakah kalian tahu ini siapa?" sambil menujukkan gambar sang presiden, si anak hanya bisa tersenyum senyum malu sambil berkata "Itu pak gubernur.." .
Janji seribu janji dari kalian wahai pemimpin bangsa ini, tapi adakah janji yang kalian tepati? adakah janji kalian yang sudah membuat kami sedikit bernafas lega tentang keadaan bangsa ini?. Mungkin kalian tahu tentang satu acara yang selalu mengangkat cerita kehidupan saudara kita yang memang untuk menikmati sesuap nasi saja harus berjuang menjual entah itu kayu bakar, menjadi kuli, atau apa saja yang menurut mereka halal. Satu yang berkesan dari sosok ibu dengan 3 anak itu "Walaupun kami miskin, kami berusaha tidak mempunyai hutang daripada kami tidak bisa membayarnya..".
Kehidupan memang berputar, tapi terkadang uang yang menguasai segalanya. Aturan dibuat untuk dilanggar itu memang benar, coba lihat peraturan di SPBU seluruh indonesia tentang larangan pembelian premium pada kendaraan yang bertanda khusus dan juga yang ber-plat merah, coba kalian lihat, ini apa?
Lah, iki piye? piye iki?
Negara kita banyak berubah kawan, berubah dari jaman Soekarno ke jaman SBY yang bisa kalian nilai sendiri seperti apa. Masa kepemimpinan soekarno yang dulu bisa mempengaruhi bangsa-bangsa lain, bahkan Arab sekalipun bisa setuju dengan pendapat beliau untuk menanamkan pohon disekitaran pondok jamaah haji. Untuk kepemimpinan sekarang, gue gamau bahas hehehe.
Mungkin inilah tugas kami generasi muda untuk terus belajar dan bersatu dengan pemikiran yang jernih demi kemajuan dan perubahan bangsa kita. Seperti yang dosen gue bilang "Mahasiswa itu bukan mencari pekerjaan, tapi menciptakan lapangan pekerjaan", yup gue setuju.. gue juga ingin mensejahterakan saudara-saudara kita yang memang tidak mampu dalam beberapa hal, tapi kita bisa belajar bersama.
Sudah saatnya pemikiran bermain-main ditempatkan pada waktunya dan buatlah waktu belajar ada tidak seperti biasanya.
Semoga tulisan kali ini bisa memotivasi para pembaca, dan menumbuhkan semangat perubahan demi mengapuskan kesedihan ibu pertiwi dan membuat sayap garuda kembali kokoh di mata dunia. :)
21.09
|
Story Of Arti
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Kamis, 27 September 2012
Selamat datang di dunia tulisanku (kembali)
Siang hari yang seharusnya menjadi bagian membosankan karena berhadapan dengan dosen yang telah memberikan penilaian "D" dalam mata kuliah di semester genap lalu, menjadi lebih hebat dari biasanya. Ada beberapa poin yang membuat semangat yang dulu tidak pernah timbul kemudian muncul tanpa pernah di duga. Sebetulnya banyak pengetahuan dan pemikiran cerdas dari beliau, yaaa untuk anak semester 2 beberapa bulan yang lalu menjadi titik yang jenuh dan membosankan...umm oke.
And you know why i'm so excited? jadi penjelasannya begini..
"Ketika di awal kamu berani mengatakan penuh kesungguhan untuk mengikat sesuatu dan bertahan pada satu hal, bersungut-sungut seperti penjajah melihat musuh. Seharusnya, keberanian ini bertahan hingga akhir nanti.. entah sampai kapan. Apa dari sedikit penjelasan diatas kalian sudah mengerti apa itu komitmen?."
"Ketika komitmen merangkak kepada sebuah kesetiaan yang tidak bisa dihancurkan oleh apapun, apa kalian masih bisa bertahan dengan janji-janji dan keberanian kalian di awal? inilah sebuah loyalitas."
"Menghargai waktu yang tidak akan bisa dikembalikan untuk merubah yang salah, merupakan sifat taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya. Jadi, bisakah kita untuk disiplin?."
"Keberanian yang kuat akan percuma jika tidak apa pengakuan dari lisan dan sikap kita terhadap sesuatu yang harus kita katakan dengan sebenar-benarnya, seadil-adilnya. Katakan A apabila A dan katakan B apabila B, berlaku jujur itu penting kawan."
"Apapun yang kita lakukan selalu ada konsekuensi nya, berlakulah berani untuk melakukannya dan bersiap dengan segala sesuatunya di akhir dan lihat apakah kita termasuk golongan orang yang pengecut atau bertanggung jawab?."
"Mampukah kita memiliki sifat keberanian didalam setiap langkah kehidupan?."
Mungkin banyak dari kalian tidak mengerti maksudnya, ini hanyalah penjelasan yang aku ringkas sendiri dari pelajaran beberapa hari lalu. Integritas..poin-poin tadi yang harus kita penuhi untuk menjadi seseorang yang mempunyai integritas tinggi, jangan tanyakan dampaknya, untuk diri sendiri saja bisa luar biasa apalagi jika dengan hal-hal tersebut mengangkat derajat suatu bangsa? itu lebih luar biasa dibandingkan dengan jika ada sosok superman sungguhan kawan.
Pasti banyak pula yang bertanya, apakah kita mampu melakukannya? aku hanya punya satu pemikiran. Lakukan saja hal-hal itu di kehidupan pribadimu sendiri, lihat apa yang terjadi dengan lingkunganmu. Jangan tergesa-gesa, bayi pun sebelum berjalan diawali dengan berguling untuk merangkak, lalu ia akan bisa berjalan, tapi tidak untuk berlari. Berlari kuanggap sebagai menghindar, tapi dalam hidup yang harus kita hindari hanyalah perbuatan yang salah.
Ku harap ada sedikit pelajaran dari tulisanku ini, tidak bermaksud untuk menggurui, aku hanya berbagi. Selama ini telah kutinggalkan beberapa ide untuk menulis, jika kali ini ku mulai kembali.... selamat datang di dunia tulisanku ini, semoga kalian menyukainya. :)
And you know why i'm so excited? jadi penjelasannya begini..
"Ketika di awal kamu berani mengatakan penuh kesungguhan untuk mengikat sesuatu dan bertahan pada satu hal, bersungut-sungut seperti penjajah melihat musuh. Seharusnya, keberanian ini bertahan hingga akhir nanti.. entah sampai kapan. Apa dari sedikit penjelasan diatas kalian sudah mengerti apa itu komitmen?."
"Ketika komitmen merangkak kepada sebuah kesetiaan yang tidak bisa dihancurkan oleh apapun, apa kalian masih bisa bertahan dengan janji-janji dan keberanian kalian di awal? inilah sebuah loyalitas."
"Menghargai waktu yang tidak akan bisa dikembalikan untuk merubah yang salah, merupakan sifat taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya. Jadi, bisakah kita untuk disiplin?."
"Keberanian yang kuat akan percuma jika tidak apa pengakuan dari lisan dan sikap kita terhadap sesuatu yang harus kita katakan dengan sebenar-benarnya, seadil-adilnya. Katakan A apabila A dan katakan B apabila B, berlaku jujur itu penting kawan."
"Apapun yang kita lakukan selalu ada konsekuensi nya, berlakulah berani untuk melakukannya dan bersiap dengan segala sesuatunya di akhir dan lihat apakah kita termasuk golongan orang yang pengecut atau bertanggung jawab?."
"Mampukah kita memiliki sifat keberanian didalam setiap langkah kehidupan?."
Mungkin banyak dari kalian tidak mengerti maksudnya, ini hanyalah penjelasan yang aku ringkas sendiri dari pelajaran beberapa hari lalu. Integritas..poin-poin tadi yang harus kita penuhi untuk menjadi seseorang yang mempunyai integritas tinggi, jangan tanyakan dampaknya, untuk diri sendiri saja bisa luar biasa apalagi jika dengan hal-hal tersebut mengangkat derajat suatu bangsa? itu lebih luar biasa dibandingkan dengan jika ada sosok superman sungguhan kawan.
Pasti banyak pula yang bertanya, apakah kita mampu melakukannya? aku hanya punya satu pemikiran. Lakukan saja hal-hal itu di kehidupan pribadimu sendiri, lihat apa yang terjadi dengan lingkunganmu. Jangan tergesa-gesa, bayi pun sebelum berjalan diawali dengan berguling untuk merangkak, lalu ia akan bisa berjalan, tapi tidak untuk berlari. Berlari kuanggap sebagai menghindar, tapi dalam hidup yang harus kita hindari hanyalah perbuatan yang salah.
Ku harap ada sedikit pelajaran dari tulisanku ini, tidak bermaksud untuk menggurui, aku hanya berbagi. Selama ini telah kutinggalkan beberapa ide untuk menulis, jika kali ini ku mulai kembali.... selamat datang di dunia tulisanku ini, semoga kalian menyukainya. :)
20.54
|
Story Of Arti
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Permalink | Enviar postagem! 0
Read more>>
Langganan:
Postingan (Atom)








